Klien menjalankan perencanaan produksi di spreadsheet, pengadaan di sistem terpisah, dan akuntansi di aplikasi warisan. Akibatnya, data stok tidak pernah sinkron dan penutupan buku bulanan memakan waktu lebih dari dua minggu.
Kami memetakan seluruh alur dari permintaan produksi hingga pengakuan pendapatan, lalu mengimplementasikan modul Manufacturing, Purchase, Inventory, dan Accounting Odoo dengan kustomisasi pada perhitungan biaya produksi dan pelaporan sesuai standar akuntansi yang dipakai klien. Migrasi data dilakukan bertahap per lokasi untuk menjaga operasional tetap berjalan.
Setelah go-live, penutupan buku bulanan turun menjadi tiga hari kerja dan akurasi data stok mencapai di atas 99 persen.